BELAJAR AKIDAH

Orang-Orang Bertauhid dan Jaminan Keamanan dari Allah

Zanuri Anwar Said • Jun 25, 2026
↔ Geser untuk membaca

Kebanyakan orang tidak mengetahui bahwa surga hanya diberikan kepada mereka yang tidak mencampuradukkan antara keimanan dan kesyirikan. Keburukan yang paling besar adalah menyekutukan Allah dalam ibadah (syirik), sedangkan kebaikan yang paling agung adalah menjadikan Allah sebagai satu-satunya sesembahan dan tujuan dalam ibadah. Keduanya tidak dapat dipadukan. Jika seseorang mencampuradukkan tauhid dengan kesyirikan, maka harapan untuk masuk surga hanyalah angan-angan belaka....

Sebagaimana firman Allah Ta’ala:...

الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ أُولَٰئِكَ لَهُمُ الْأَمْنُ وَهُمْ مُهْتَدُونَ...

“Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Al-An’am: 82).

Lanjut Baca Artikel →
BERSAMA AL-QUR'AN

Buah Manis Dari Membaca Al-Quran

Maulana Alkahroeby • Jun 08, 2026
↔ Geser untuk membaca

Al-Qur'an bukan sekadar kitab yang dibaca untuk memperoleh pahala semata. Akan tetapi Ia adalah sumber petunjuk, penyejuk hati, dan sahabat terbaik bagi seorang Muslim dalam menjalani kehidupannya. Semakin dekat seseorang dengan Al-Qur'an, semakin besar pula kebaikan yang akan ia dapatkan. Tidaklah seorang hamba melazimi dirinya bersama Al-Qur'an, melainkan Allah akan membukakan baginya pintu-pintu kebaikan....

Oleh karena itu, Rasulullah shallallahu 'alahi wasallam sangat menganjurkan umatnya untuk senantiasa membaca, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur'an. Di antara buah manis yang dapat dipetik oleh seorang Muslim dari kebiasaan membaca Al-Qur'an adalah memperoleh syafaat pada hari kiamat, meraih derajat yang tinggi di surga, serta mendapatkan ketenangan, rahmat, dan keberkahan dalam kehidupannya....

Pada artikel ini, kita akan mengulas beberapa buah manis yang Allah janjikan bagi orang-orang yang senantiasa membaca Al-Qur'an....

Pertama: Menambah keimanan

Lanjut Baca Artikel →
BELAJAR AKIDAH

Surga Tanpa Hisab: Mungkinkah Kita Meraihnya?

Zanuri Anwar Said • Jun 07, 2026
↔ Geser untuk membaca

Sebagai manusia biasa, sering kali kita merasa minder terhadap cita-cita mulia ini, yaitu berkata dengan penuh keyakinan, “Aku bisa masuk surga tanpa hisab.” Maksudnya, masuk surga tanpa didahului rasa khawatir dan ketakutan, serta berjalan dengan tenang tanpa beban, sebagaimana seseorang yang mendapatkan privilege dalam sebuah antrean sehingga dia bisa masuk dengan mudah tanpa harus capek-capek berbaris....

Namun, percayalah bahwa kita berhak mendapatkan keistimewaan tersebut, yaitu masuk surga tanpa hisab dan tanpa azab. Meski demikian, hati dan nurani kita tetap memahami bahwa pasti ada sesuatu yang harus dibayar untuk meraihnya. Sebagaimana ungkapan yang terkenal di kalangan manusia bahwa “Tidak ada makan siang gratis.” Artinya, keistimewaan itu dapat diraih oleh siapa saja yang memenuhi syarat-syarat sebagai orang yang berhak menerimanya. Adapun syarat yang harus dipenuhi adalah:...

Terbebas dari Perbuatan Syirik...

Seseorang tidak boleh melakukan kesyirikan dan tidak boleh meninggal dunia dalam keadaan membawa dosa tersebut. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna syirik. Syirik adalah perbuatan menjadikan sesuatu sebagai tandingan bagi Allah dalam perkara-perkara yang menjadi kekhususan-Nya. Apabila seseorang terjatuh ke dalam perbuatan tersebut, maka cita-cita mulia itu menjadi sangat mustahil untuk diraih.

Lanjut Baca Artikel →
BELAJAR AKIDAH

Sudahkah Anda Tahu Alasan Sebenarnya Kita Diciptakan?

Zanuri Anwar Said • May 16, 2026
↔ Geser untuk membaca

Mungkin di antara kita hingga saat ini masih bergelut dengan kebingungan tentang sebuah pertanyaan: mengapa kita diciptakan di muka bumi ini? Apa sih tujuan utama kita diciptakan di dunia ini? Apakah kita hidup hanya sekadar untuk hidup lalu mati, atau ada alasan yang harus kita yakini dari tujuan tersebut?...

Tahukah kita, Allah Ta’ala telah berfirman di dalam Al-Qur’an tentang jawaban atas pertanyaan yang selama ini kita renungkan: mengapa kita diciptakan? Di dalam firman tersebut, kita akan mengetahui penjelasan dan maksud yang diinginkan ayat tersebut. Allah Ta’ala berfirman:...

وَمَا خَلَقُتُ ٱلْجِنَّ وَٱلْإِنس إِلَّا لِيَعْبُدُونِ...

”Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.” (Qs.Adz-Dzariyat:56)

Lanjut Baca Artikel →
HAJI & UMRAH

Takbiran Di Sepuluh Hari Pertama Dzulhijjah Dan Hari Tasyriq

Maulana Alkahroeby • May 15, 2026
↔ Geser untuk membaca

Sepuluh pertama di bulan Dzulhijjah merupakan hari-hari terbaik di setiap tahunnya. Allah subhaanahu wa ta'aala bersumpah dengan hari ini di dalam surah Al-Fajr ayat 2, tidaklah Allah subhaanahu wa ta'aala bersumpah dengan sesuatu melainkan menunjukkan bahwa itu perkara yang agung, Allah subhaanahu wa ta'aala berfirman:...

{وَلَيَالٍ عَشۡرٖ ٢}...

"demi malam yang sepuluh"...

dan juga Nabi Muhammad telah memberitahukan bahwasanya amalan sholeh yang dilakukan di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah lebih dicintai Allah subhaanahu wa ta'aala dibandingkan hari-hari lainnya. Mari kita perhatikan hadits Nabi Muhammad ﷺ berikut ini:

Lanjut Baca Artikel →
TAZKIYATUN NAFS

Prasangka Baik kepada Allah

Zanuri Anwar Said • May 03, 2026
↔ Geser untuk membaca

Seorang yang beriman kepada Allah tidak memiliki alasan untuk berprasangka buruk kepada-Nya. Ketika seseorang mulai berprasangka buruk kepada Allah hal ini menunjukkan akan rendahnya kualitas iman dalam dirinya. Sebaliknya, orang-orang yang senantiasa berprasangka baik kepada Allah akan tampak memiliki keimanan yang tinggi; ia selalu berbaik sangka kepada Allah....

Barang siapa berprasangka buruk kepada Allah, maka itulah yang akan ia dapatkan dari sangkaannya. Sebaliknya, barang siapa yang senantiasa berprasangka baik kepada Allah, maka kebaikan akan senantiasa mengiringi setiap langkahnya....

Nabi ﷺ sangat menyukai orang-orang yang senantiasa optimis dalam segala hal. Sebagaimana sabda beliau ‎ﷺ :...

يعجبني الفأل، قالوا: وما الفأل يا رسول الله؟ قال: الكلمة الطيبة

Lanjut Baca Artikel →
TAZKIYATUN NAFS

Menyambung Tali Silaturahim

Zanuri Anwar Said • Apr 26, 2026
↔ Geser untuk membaca

Di antara amalan yang paling mendekatkan diri kepada Allah dan termasuk ketaatan yang paling utama adalah menyambung tali silaturahim. Termasuk karunia dan kemurahan Allah, Dia menjadikan silaturahim sebagai sebab keberkahan waktu dan bertambahnya rezeki seorang hamba. Nabi ﷺ bersabda:...

«من أحب أن يبسط له في رزقه وينسأ له في أثره فليصل رحمه»...

“Barang siapa ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahim.” (Muttafaq ‘alaih)...

Seorang Muslim seharusnya senantiasa menjaga dan menyambung hubungan kekerabatan. Salah satu cara baik yang bisa dilakukan adalah menetapkan waktu khusus misalnya sekali dalam sepekan atau sebulan untuk mengunjungi kerabat dan berbincang bersama mereka. Kebiasaan ini sangat bermanfaat dalam menjaga ketenangan dan kebersihan hati.

Lanjut Baca Artikel →
TAZKIYATUN NAFS

Ada Apa dengan Tawakal?

Zanuri Anwar Said • Apr 18, 2026
↔ Geser untuk membaca

Ketika kita berbicara tentang tawakal maka dalam benak kita sudah bisa di pahami bahwa makna tawakal artinya seseorang menyerahkan segala urusan hanya kepada Allah subahanhu wata’ala....

Kita bisa ambil contoh dalam kehidupan sehari-hari yaitu seorang ketika ia keluar dari rumahnya dalam keadaan menyerahkan urusannya kepada Allah, berpuasa dengan menyerahkan urusannya kepada Allah, dan sholat dengan menyerahkan urusannya kepada Allah. Ia bersandar hanya kepada Allah dalam menjalankan semua itu, bukan kepada dirinya sendiri, dan bukan pula kepada si fulan atau si alan lainnya....

Dengan menyerahkan segala urusannya kepada Allah agar Allah memberikan manfaat melalui sebab-sebab yang ia lakukan. Demikianlah, ia memohon pertolongan kepada Allah dalam seluruh urusannya dan bertawakal kepada-Nya, dengan tetap melakukan sebab-sebab, yaitu menempuh usaha-usaha yang telah Allah syariatkan dan perintahkan....

Dan perlu kita ketahui bersama bahwa tawakal memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam agama. Allah mengaitkannya dengan ibadah sebagaimana dalam firman-Nya:

Lanjut Baca Artikel →
HAJI & UMRAH

8 Keutamaan Ibadah Haji

Maulana Alkahroeby • Apr 13, 2026
↔ Geser untuk membaca

Ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki kedudukan sangat agung dalam syariat. Setiap langkah dalam pelaksanaan haji mengandung pelajaran dan hikmah yang mendalam, mulai dari kesabaran, keikhlasan, hingga persaudaraan umat Islam tanpa memandang latar belakang. Karena itu, memahami keutamaan ibadah haji menjadi hal yang penting agar seorang Muslim dapat semakin terdorong untuk menunaikannya dengan hati yang penuh kesadaran dan kecintaan kepada Allah ﷻ....

Berikut ini delapan keutamaan ibadah haji beserta dalil-dalilnya....

1. Haji merupakan rukun islam dan landasan utamanya...

Dari Abdullah bin 'Ummar bin Khattab radhiyallahu 'anhuma, ia berkata: Aku mendengar Nabi Muhammad ﷺ bersabda:

Lanjut Baca Artikel →
TAZKIYATUN NAFS

Ketika Aku Ikhlas dalam Beramal

Zanuri Anwar Said • Apr 12, 2026
↔ Geser untuk membaca

Kemuliaan seorang hamba terletak pada ketaatannya kepada Allah ta’ala dan usahanya menjauhi segala bentuk kemaksiatan. Kemudian, ia menghiasi amalnya dengan keikhlasan. Inilah inti dari seluruh ajaran agama: seorang hamba beramal dengan ikhlas. Sekaligus mahkota seorang hamba dan sumber kebahagiaan yang hakiki....

Urusan seorang hamba tidak akan sempurna, dan ia tidak akan bisa meraih keberkahan dalam hidupnya, sampai ia beramal dengan ikhlas. Allah pun telah memerintahkan Rasul-Nya untuk memperhatikan perkara ini. Keikhlasan banyak disebutkan dalam ayat-ayat Al-Qur’an, di antaranya firman Allah ta’ala:...

﴾وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ وَذَٰلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ﴿...

“Padahal mereka tidak diperintahkan kecuali untuk menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam menjalankan agama yang lurus, serta agar mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat. Itulah agama yang lurus.” (QS. Al-Bayyinah: 5)

Lanjut Baca Artikel →